Langsung ke konten utama

Pramuka dan Hal-Hal Kecil yang Sering Kita Lupakan

Seorang pembina yang akrab dipanggil Pak Yudi berdiri di depan anak-anak 

Ia berbicara.

Anak-anak mendengarkan.

Begitulah kira-kira yang terlihat dari foto-foto kegiatan hari itu.

Sederhana sekali.

Tetapi pendidikan memang sering dimulai dari sesuatu yang sederhana.

Duduk ketika diminta duduk.

Berdiri ketika diminta berdiri.

Mendengarkan ketika orang lain berbicara.

Menunggu giliran.

Tidak mengganggu teman.

Membantu teman.

Mengerjakan sesuatu bersama-sama.

Kita mungkin menganggap semua itu sepele.

Tetapi bukankah kehidupan orang dewasa juga sebagian besar berisi hal-hal seperti itu?

Mendengarkan orang lain.

Bekerja bersama.

Menepati aturan.

Bertanggung jawab.

Menahan diri untuk tidak selalu menjadi yang paling dulu.

Dan tahu kapan harus membantu.

Anak-anak itu sedang belajar semuanya.

Hanya saja mereka belum menyebutnya leadership, teamwork, communication, atau soft skills.

Mereka mungkin hanya menyebutnya:

Pramuka.

 

 


Di Halaman Kecil Itu, Indonesia Sedang Bertumbuh

Kegiatan Pramuka hari itu berlangsung dalam suasana menjelang peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Merah putih tergantung di sana-sini.

Anak-anak memakai seragam Pramuka.

Seorang pembina berbicara di depan.

Guru-guru mendampingi.

Semuanya tampak biasa.

Tetapi kalau dipikir-pikir lagi, tidak ada yang benar-benar biasa dalam pendidikan.

Sebab anak-anak yang duduk di halaman itu suatu hari akan tumbuh.

Mereka akan meninggalkan madrasah.

Ada yang mungkin menjadi guru.

Ada yang menjadi dokter.

Ada yang menjadi pengusaha.

Ada yang menjadi teknisi.

Ada yang menjadi pegawai.

Ada yang mungkin bekerja dengan sesuatu yang hari ini bahkan belum ditemukan.

Kita tidak tahu.

Yang kita tahu, hari ini mereka masih anak-anak.

Dan tugas sekolah adalah memberi mereka bekal sebanyak mungkin sebelum mereka berjalan lebih jauh.

Bukan hanya bekal ilmu.

Tetapi juga akhlak.

Kemandirian.

Keberanian.

Disiplin.

Kepedulian.

Dan kemampuan untuk hidup bersama orang lain.




Sebab Pendidikan Tidak Selalu Terjadi di Dalam Kelas

MI Nurul Falaah adalah bagian dari Yayasan Cahaya Kemenangan.

Di madrasah ini, anak-anak belajar berbagai ilmu keislaman seperti Al-Qur'an Hadis, Akidah Akhlak, Fikih dan Sejarah Kebudayaan Islam, selain pelajaran lainnya.

Tetapi pendidikan mereka tidak berhenti pada buku.

Ada kegiatan kesehatan.

Ada kegiatan keagamaan.

Ada kegiatan kebersamaan.

Dan ada Pramuka.

Semua itu pada akhirnya menuju satu hal yang sama:

membantu anak tumbuh menjadi manusia yang lebih baik.

Mungkin tidak selalu terlihat hasilnya hari ini.

Anak yang hari ini belajar disiplin belum tentu langsung menjadi disiplin besok.

Anak yang hari ini belajar bertanggung jawab mungkin masih akan lupa membawa buku lusa.

Anak yang hari ini belajar bekerja sama mungkin besok masih berebut tempat duduk.

Tidak apa-apa.

Mereka memang masih anak-anak.

Pendidikan adalah pekerjaan yang panjang.

Kadang hasilnya baru terlihat bertahun-tahun kemudian.


Setelah kegiatan  belajar-mengajar selesai, halaman itu mungkin kembali seperti biasa.

Anak-anak pulang.

Guru kembali ke pekerjaannya.

Pembina mungkin menyimpan kembali perlengkapan Pramuka.

Hiasan merah putih masih bergoyang.

Dan halaman kecil itu kembali sepi.

Tetapi ada sesuatu yang tertinggal.

Bukan suara anak-anak.

Bukan kursi.

Bukan seragam.

Melainkan pengalaman.

Bahwa hari itu mereka pernah duduk bersama.

Pernah mendengarkan.

Pernah belajar.

Pernah tertawa.

Pernah menjadi bagian dari sebuah kelompok.

Dan mungkin, tanpa mereka sadari, mereka sedang belajar menjadi orang dewasa.

Pelan-pelan.

Sedikit demi sedikit.

Seperti merah putih yang bergoyang di atas halaman itu.


Begitulah pendidikan bekerja.

Tidak selalu gaduh.

Tidak selalu terlihat.

Kadang ia hanya berupa seorang anak yang duduk, mendengarkan, lalu mencoba melakukan sesuatu dengan lebih baik dari kemarin.

Dan mungkin, untuk sebuah madrasah, itu sudah merupakan sebuah kemenangan kecil.

 


Dipublikasikan oleh : 

Yayasan Cahaya Kemenangan.

MIS Nurul Falaah.

Tempat anak-anak belajar tentang ilmu, iman, akhlak—dan tentang bagaimana kelak menjadi manusia yang berguna.

๐Ÿ“ Pejagalan, Penjaringan, Jakarta Utara
๐ŸŒ www.yck.or.id


Postingan Populer

Studi Wisata Kelas 3 MI Nurul Falaah ke Atlantis Ancol Jakarta

Pada hari Rabu, tanggal 19 Juni 2024, Yayasan Cahaya Kemenangan dengan bangga mengumumkan kegiatan studi wisata yang diadakan untuk siswa Kelas 3 MI Nurul Falaah. Acara ini diorganisir sebagai bagian dari upaya sekolah untuk memberikan pengalaman belajar yang lebih luas dan mendalam bagi para siswa di luar lingkungan sekolah. Studi wisata ini bertujuan untuk memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan dan edukatif bagi siswa. Dengan mengunjungi Atlantis Ancol Jakarta, siswa diharapkan dapat belajar tentang berbagai hal baru yang tidak mereka temui di ruang kelas. Kegiatan ini juga diharapkan dapat mempererat hubungan antara siswa, guru, dan orang tua. Kegiatan ini diikuti oleh 37 siswa Kelas 3 MI Nurul Falaah. Mereka didampingi oleh Wali Kelas 3, Ibu Titik Umiati, S.Pd, dan Bapak Ardi Staff TU MI Nurul Falaah, serta Ibu-ibu Wali murid kelas 3. Kehadiran orang tua dalam kegiatan ini diharapkan dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi siswa serta memperkuat hubungan antara sekolah ...

Alhamdulillah, Pelaksanaan AKMI Kelas 5 MI Nurul Falah Berjalan Lancar

Jakarta, Yayasan Cahaya Kemenangan - MI Nurul Falah menyelenggarakan  AKMI (Asesmen Kompetensi Madrasah Indonesia). Siswa-siswi Kelas 5 MI Nurul Falah tampak begitu fokus dan bersemangat melaksanakan AKMI menggunakan sarana Laptop yang ada di Madrasah Ibtidaiyah Nurul Falah pada hari Senin, 19 September 2022 yang dihadiri oleh 9 peserta.   Seperti kita ketahui AKMI adalah asesmen yang dilakukan kepada siswa madrasah sebagai metode penilaian yang komprehensif untuk mendiagnosis kelebihan dan kelemahan siswa pada literasi membaca, literasi numerasi, literasi sains dan literasi sosial budaya termasuk survei karakter.    Hasil asesmen dapat digunakan oleh guru dan madrasah untuk memperbaiki layanan pendidikan yang dibutuhkan siswa sebagai dasar untuk menyusun suatu rancangan pembelajaran. Asesmen Kompetensi Madrasah Indonesia (AKMI) merupakan penilaian kompetensi mendasar terhadap seluruh murid sebagai alat ukur untuk mengembangkan kapasitas diri dan berpartisipasi ...

Penerimaan Siswa Baru tahun ajaran 2026/2027, Madrasah Ibtidaiyah NURUL FALAAH

Penerimaan Siswa Baru tahun ajaran 2026/2027, Madrasah Ibtidaiyah NURUL FALAAH   sekarang bisa melalui PSB ONLINE :  https://s.id/psb-yck LOKASI PENDAFTARAN  : GEDUNG MADRASAH IBTIDAIYAH NURUL FALAAH  Jl. Sinar Budi Raya No. 7, Rt/Rw. 008/03 (masuk melalui gg.n) Kel. Pejagalan, Kec. Penjaringan – Jakarta Utara Atau dapat mengikuti petunjuk arah jalan Google Maps pada link berikut : https://s.id/lokasi-yck WAKTU PENDAFTARAN : 08.00 s.d 13.00 (SENIN s.d JUMAT) ** MENERIMA SISWA BARU & PINDAHAN HARAP membawa data PERSYARATAN berikut : - Menyerahkan Fotocopy Akte Kelahiran, 3 Lembar - Menyerahkan Fotocopy KTP Orang Tua 3 lembar - Menyerahkan Fotocopy Kartu Keluarga 3 lembar